Manfaatkan Kondisi, Beli Emas Sekarang untuk Sambut Rekor Harga Tahun Depan

Alami penurunan lebih dari satu minggu lamanya, harga emas dunia semakin menyita perhatian publik. Adanya penurunan harga yang cukup tajam terjadi beriringan dengan penguatan yang cukup signifikan dari dolar Amerika Serikat (AS) serta adanya kenaikan imbal hasil obligasi AS. Setelah kemenangan Donald Trump dalam pilpres AS pasar memperkirakan adanya kebijakan fiskal agresif yang akan berdampak pada inflasi serta penguatan dolar. Misalnya saja pada perdagangan di hari Kamis (14/11/2024) harga fisik emas JFXGOLD X berada di posisi US$ 2.600.56 per troy ounce, pelemahan harga yang terjadi ini melanjutkan tren negatif dari emas yang ambruk mencapai 5,6% dari harga tertingginya pada tanggal 4 November 2024.

Apa yang membuat harga emas mengalami tekanan yang cukup dahsyat?

Melansir dari CNBC Indonesia, Imbal hasil US Treasury dan Inflasi AS, penguatan dolar AS dan imbal hasil US Treasury memberikan dampak negatif kepada emas. Pembelian emas dikonversi ke dolar AS hal ini membuat harga emas menjadi semakin mahal, sulit untuk digapai dan mengurangi minat pembelian. Emas juga tidak menawarkan imbal hasil sehingga kenaikan imbal hasil US Treasury membuat emas menjadi kurang menarik. “Setelah kemenangan Trump, pasar kini memprediksi kebijakan pajak dan tarif baru yang akan mendorong inflasi dan permintaan dolar yang lebih kuat,” kata Rhona O’Connell, analis dari StoneX.

Meskipun saat ini harga emas dunia sudah kembali merangkak naik, namun menanggapi hal tersebut Goldman Sachs Group Inc menilai kenaikan ini belum sepenuhnya berakhir. Mengingat adanya prediksi bahwa harga emas akan menyentuh level US$ 3.000 per troy ounce di tahun depan. “Pilihlah emas,” kata para analis termasuk Daan Struyven dalam catatannya, menegaskan kembali target US$ 3.000 per troy ounce pada Desember 2025, dikutip dari Bloomberg, Selasa (19/11/2024). Menurutnya, permintaan emas dari bank sentral akan lebih tinggi pada tahun depan. Sementara fluktuasi di bursa saham juga mengalami peningkatan saat The Fed kemungkinan kembali mengambil sikap untuk memangkas suku bunga acuan. Sebagai komoditas yang masih banyak dipilih untuk lindung nilai, kenaikan emas telah didukung oleh peningkatan pembelian dari sektor resmi, dan peralihan The Fed ke kebijakan yang lebih longgar. Goldman juga mengatakan bahwa pemerintahan Trump bisa mendorong harga emas batangan.

Kenaikan harga emas dunia sejalan dengan kenaikan harga fisik emas JFXGOLD X. Misalnya pada perdagangan pagi ini Rabu (20/11/2024) menempati posisi US$ 2.655.33 per troy ounce atau Rp. 1.347.250 per gram. Jika dibandingkan dengan ambruknya harga pada perdagangan (14/11/2024) fisik emas JFXGOLD X berhasil bangkit sebanyak 2,10% dalam kurun waktu 6 hari. Kenaikan yang terjadi ini disebabkan oleh situasi geopolitik yang menguatkan permintaan untuk emas dan aset safe haven lainnya. Melansir dari investing.com eksalasi ketegangan geopolitik dan risiko peningkatan konflik memicu permintaan terhadap emas, sementara pasar terus menganalisis kebijakan ekonomi global dan dampaknya terhadap stabilitas ekonomi.

Related Posts

Emas Kembali Menguat di Atas US$4.400, Pasar Menanti Data NFP AS

Jakarta, MetalNews Digital – Harga emas global kembali menguat pada perdagangan Kamis (3/9/2026) dan bergerak di atas level US$4.400 per troy ounce. Penguatan terjadi setelah dolar AS dan imbal hasil…

Menguat 14% JFXGOLD X Tembus Rp2,7 juta/gram, Pasar Bidik US$5.000 per Troy Ounce

Jakarta, MetalNews — Harga emas global terus menguat sepanjang Agustus 2026. Hingga Rabu (26/8/2026), harga emas telah naik lebih dari 14% secara bulanan dan bergerak di kisaran US$4.650 per troy…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You Missed

Emas Kembali Menguat di Atas US$4.400, Pasar Menanti Data NFP AS

Emas Kembali Menguat di Atas US$4.400, Pasar Menanti Data NFP AS

Menguat 14% JFXGOLD X Tembus Rp2,7 juta/gram, Pasar Bidik US$5.000 per Troy Ounce

Menguat 14% JFXGOLD X Tembus Rp2,7 juta/gram, Pasar Bidik US$5.000 per Troy Ounce

Harga Emas Menguat, JFXGOLD X Naik 8,48% Sepanjang Agustus 2026

Harga Emas Menguat, JFXGOLD X Naik 8,48% Sepanjang Agustus 2026

Gold Kembali Menguat ke US$4.400, Pasar Mulai Pangkas Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga The Fed

Gold Kembali Menguat ke US$4.400, Pasar Mulai Pangkas Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga The Fed

Siapa Sebenarnya yang Menentukan Harga Emas Dunia?

Siapa Sebenarnya yang Menentukan Harga Emas Dunia?

Harga Emas Global Melonjak ke Level Tertinggi Tujuh Pekan, JFXGOLD X Ikut Menguat Rp. 87 ribu/gram

Harga Emas Global Melonjak ke Level Tertinggi Tujuh Pekan, JFXGOLD X Ikut Menguat Rp. 87 ribu/gram