JFXGOLD X Memasuki Fase Stabil, Tapi Stabil Naik …

Sebagai fisik emas yang transaksinya dilakukan di dalam bursa dengan menggunakan harga pasar dunia, harga fisik emas JFXGOLD X terus unjuk gigi. Setelah berhasil mencetak rekor pada pembukaan perdagangannya awal bulan ini, kemudian sempat mengalami sedikit goncangan pada pertengahan bulan September, namun fisik emas JFXGOLD X berhasil kembali terbang dan mempertahankan posisi nya sampai dengan saat ini. Pergerakan harga fisik emas JFXGOLD X yang terus menyita perhatian publik membuat para pelaku pasar bimbang untuk mempertahankan fisik emas yang dimilikinya atau memilih untuk menjual. Meskipun stagnan, tetapi harga fisik emas JFXGOLD X terus mencetak harga tertinggi sepanjang sejarah. Misalnya saja pada perdagangannya pagi ini Rabu (25/9/2024) harga fisik emas JFXGOLD X berhasil menduduki posisi US$ 2.679.2 per troy ounce atau Rp. 1.302.292 per gram.

Jika dilihat berdasarkan pergerakan harganya yang terus meningkat, rasanya prospek harga fisik emas JFXGOLD X masih cerah sampai beberapa waktu mendatang. Terlebih setelah Bank Sentral Amerika Serikat (AS) The Federal Reserve (The Fed) yang telah melakukan pemotongan terhadap suku bunga nya melalui Federal Open Market Committee (FOMC) yang dilakukannya minggu ini. Sepanjang tahun 2024 ini harga fisik emas JFXGOLD X sudah terbang sejauh 26% terhitung sejak Januari sampai dengan bulan September 2024 ini. “Sepertinya harga emas masih akan bergerak ke atas. Dolar AS melemah, suku bunga bergerak turun, dan ada ketidakpastian geopolitik. Ini semua membuat emas menjadi atraktif bagi investor,” kata Matt Miskin dari John Hancock Investment Management, seperti dikutip dari Bloomberg News.

Harga Fisik Emas JFXGOLD X Hari Ini :

  • Harga fisik emas 0,01 gram Rp. 13.003
  • Harga fisik emas 1 gram Rp. 1.300.470
  • Harga fisik emas 5 gram Rp. 6.502.112
  • Harga fisik emas 10 gram Rp. 13.004.706
  • Harga fisik emas 100 gram Rp. 130.047.060
  • Harga fisik emas 1000 gram Rp. 1.300.470.600

Melansir dari kinesis money, logam mulia kuning saat ini berhasil memulihkan goyangan pasca FOMC yang membawanya ke level tertinggi sepanjang masa. Meskipun harga nya meningkat akan tetapi permintaan menabung emas tetap kuat, seperti yang dilaporkan oleh Commitments of Traders (CoT) CFTC terbaru yang menunjukan bahwa kontrak berjangka emas spekulatif telah kembali ke level ‘Covid Shock’ pada bulan Maret 2023. Sementara itu data ETF/ETC fisik emas menunjukan berlanjutnya arus masuk bersih selama bulan September.

Related Posts

Emas Dunia Tembus US$4.200 per Ons, Dolar AS Masih Jadi Ancaman!

Jakarta, MetalNews Digital — Harga emas dunia bergerak menguat pada perdagangan Senin (12/10/2026), ketika investor mencermati perkembangan geopolitik dan menantikan rilis data inflasi Amerika Serikat (AS). Penguatan tersebut turut mendorong…

FOMC Minutes Bikin Pasar Tegang, The Fed Buka Peluang Naikkan Bunga Lagi, Harga Emas ke Mana?

Jakarta, MetalNews Digital — Federal Reserve (The Fed) kembali mengirimkan sinyal penting kepada pasar. FOMC Minutes dari rapat 15–16 September 2026 yang dirilis pada Rabu (7/10/2026) menunjukkan mayoritas pejabat bank…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You Missed

Emas Dunia Tembus US$4.200 per Ons, Dolar AS Masih Jadi Ancaman!

Emas Dunia Tembus US$4.200 per Ons, Dolar AS Masih Jadi Ancaman!

FOMC Minutes Bikin Pasar Tegang, The Fed Buka Peluang Naikkan Bunga Lagi, Harga Emas ke Mana?

FOMC Minutes Bikin Pasar Tegang, The Fed Buka Peluang Naikkan Bunga Lagi, Harga Emas ke Mana?

FOMC Minutes Bisa Jadi Kompas, Kemana Harga Emas Berikutnya?

FOMC Minutes Bisa Jadi Kompas, Kemana Harga Emas Berikutnya?

Emas Dunia Stabil, JFXGOLD X Naik 0,77% ke Rp2,45 Juta per Gram

Emas Dunia Stabil, JFXGOLD X Naik 0,77% ke Rp2,45 Juta per Gram

Harga Emas Global Menguat Saat Minyak Tembus US$100, Ini Pemicunya

Harga Emas Global Menguat Saat Minyak Tembus US$100, Ini Pemicunya

Emas Tertekan di US$4.400, Pasar Kembali Soroti Suku Bunga The Fed

Emas Tertekan di US$4.400, Pasar Kembali Soroti Suku Bunga The Fed