Harga Emas Fisik JFXGOLD X Menguat, Ketahui Penyebabnya!

Harga emas dunia ditutup menguat pada perdagangan kemarin, dan pada perdagangan hari ini harganya lanjutkan penguatan. Penguatan harga emas dunia membawa harga emas fisik di bursa komoditi JFX turut menguat sebanyak 0,28%. Penguatan yang terjadi pada perdagangan hari ini, Kamis (17/7/2025) membawa harga nya menempati angka US$ 3.343.08 per troy ounce atau Rp. 1.776.971 per gram.

Dua hari lalu harga emas fisik JFXGOLD X mengalami pelemahan, harganya berkurang hampir 1% membuatnya mudah dijangkau sehingga permintaan meningkat. Hal ini membawa aksi bargain buying atau serok di bawah yang berhasil mengangkat harga emas fisik JFXGOLD X pada hari ini. Penguatan harga pada perdagangan emas fisik di bursa komoditi JFX pada hari ini tidak hanya terjadi akibat bargain buying, namun ada beberapa hal lain yang turut mempengaruhi harganya.

Pertama, perkembangan isu Presiden Amerika Serikat (AS) dengan Chairman Bank Sentral AS The Federal Reserve (The Fed) Jerome Powell. Sebelumnya sempat beredar kabar bahwa Trump akan memecat ketua The Fed, namun Trump sudah mengkonfirmasi bahwa pemerintahannya memang sangat cemas, tetapi tidak berniat melakukan apa-apa. “itu (pemecatan Powell) sangat tidak mungkin. Kecuali dia harus pergi karena penipuan,” kataTrump dilansir dari Bloombertecnhoz.com. Disisi lain, Daniel Ghali, ahli strategi komoditas mengatakan informasi terkait pertimbangan Trump dalam rencana memecat Powell mendorong harga emas naik. “Berita utama yang menunjukan Trump mempertimbangkan pemecatan Powell mendorong harga emas naik, ia kemudian mengklarifikasi bahwa hal itu sangat kecil kemungkinannya. Pasar emas terombang-ambing oleh fluktuasi harga” ujar Daniel Ghali, dikutip dari Reuters.com.

Kedua, faktor yang turut mempengaruhi harga emas hari ini adalah situasi Timur Tengah. Situasi geopolitik turut memperkuat minat terhadap aset safe haven. Serangan Israel ke Damaskus Menambah kekhawatiran geopolitik dan mendukung pembelian emas. Dilansir dari CNBC Indonesia, Analis senior pasar fisik komoditi, Jim Wyckoff memberikan pendapatnya tentang kondisi ini. “Dengan serangan Israel dan AS yang lebih agresif dalam tarif perdagangan, ada sedikit ketidakpastian di pasar yang membantu harga emas” ujar Jim Wyckoff, analis senior pasar fisik komoditi. “Saya memperkirakan emas akan diperdagangkan antara US$ 3.250 dan US$ 3.476 per troy ounce dalam waktu dekat” tambah Wyckoff.

Ketiga, melandainya inflasi harga produsen Amerika Serikat (AS). Dilansir dari CNBC Indonesia, harga produsen di Amerika Serikat tidak mengalami perubahan (0,0%) pada Juni 2025 dibandingkan bulan Mei, setelah mengalami revisi kenaikan sebesar 0,3% di bulan sebelumnya. Angka ini lebih rendah dari perkiraan pasar yang memperkirakan kenaikan sebesar 0,2%.

Keempat, pelemahan rupiah terhadap dolar AS pada hari ini. Perdagangan hari ini dibuka dengan pelemahan rupiah terhadap dolar AS. Pelemahan ini membawa rupiah menempati level Rp. 16.318/US$ dari sebelumnya Rp. 16.050/US$. Pergerakan rupiah pada hari ini turut dipengaruhi oleh keputusan Bank Indonesia (BI) yang secara resmi menurunkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 5,25% pada Juli 2025.

Rincian Harga Emas Fisik JFXGOLD X 17 Juli 2025 :

  • 0,01 gr : Rp. 17.770
  • 0,05 gr : Rp. 88.849
  • 0,1 gr : Rp. 177.697
  • 0,5 gr : Rp. 888.485
  • 1 gr : Rp. 1.776.971
  • 5 gr : Rp. 8.884.854
  • 10 gr : Rp. 17.769.708
  • 50 gr : Rp. 88.848.538

Pemantauan harga dan transaksi emas fisik di Bursa Komoditi JFX melalui platform JFXGOLD X dapat diaskes pada aplikasi METALGO+, NUNOMICS, dan fitur Pospay Gold di dalam Aplikasi Pospay.

Related Posts

IHSG Tertekan, Rupiah Melemah, Harga Emas Indonesia di Persimpangan

Jakarta, MetalNewd Digital – Tekanan di pasar keuangan Indonesia berlanjut setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami koreksi tajam akibat kekhawatiran terhadap status pasar modal Indonesia dalam indeks global MSCI.…

Emas Dunia Tembus US$4.200 per Ons, Dolar AS Masih Jadi Ancaman!

Jakarta, MetalNews Digital — Harga emas dunia bergerak menguat pada perdagangan Senin (12/10/2026), ketika investor mencermati perkembangan geopolitik dan menantikan rilis data inflasi Amerika Serikat (AS). Penguatan tersebut turut mendorong…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You Missed

IHSG Tertekan, Rupiah Melemah, Harga Emas Indonesia di Persimpangan

IHSG Tertekan, Rupiah Melemah, Harga Emas Indonesia di Persimpangan

Emas Dunia Tembus US$4.200 per Ons, Dolar AS Masih Jadi Ancaman!

Emas Dunia Tembus US$4.200 per Ons, Dolar AS Masih Jadi Ancaman!

FOMC Minutes Bikin Pasar Tegang, The Fed Buka Peluang Naikkan Bunga Lagi, Harga Emas ke Mana?

FOMC Minutes Bikin Pasar Tegang, The Fed Buka Peluang Naikkan Bunga Lagi, Harga Emas ke Mana?

FOMC Minutes Bisa Jadi Kompas, Kemana Harga Emas Berikutnya?

FOMC Minutes Bisa Jadi Kompas, Kemana Harga Emas Berikutnya?

Emas Dunia Stabil, JFXGOLD X Naik 0,77% ke Rp2,45 Juta per Gram

Emas Dunia Stabil, JFXGOLD X Naik 0,77% ke Rp2,45 Juta per Gram

Harga Emas Global Menguat Saat Minyak Tembus US$100, Ini Pemicunya

Harga Emas Global Menguat Saat Minyak Tembus US$100, Ini Pemicunya