Pelaku pasar tidak perlu terus menebak-nebak karena The Federal Reserve (The Fed) telah mengumumkan hasil rapat Federal Open Market Committee (FOMC) pada Rabu siang waktu AS atau Kamis (1/2/2024) dini hari waktu Indonesia. Dalam press release yang tertulis dijelaskan bahwa indikator-indikator terbaru menunjukan bahwa aktivitas ekonomi telah berkembang dengan kecepatan yang solid. Membuat The Fed berusaha untuk mencapai lapangan kerja maksimum dan inflasi pada tingkat 2% dalam jangka panjang. The Fed menilai bahwa risiko-risiko untuk mencapai sasaran ketenagakerjaan dan inflasi bergerak menuju keseimbangan yang lebih baik.
Menyetujui hal ini membuat pejabat The Fed memutuskan untuk mempertahankan kisaran target suku bunga federal fund pada 5,25-5,5%. Dalam mempertimbangkan penyesuaian pada kisaran target suku bunga federal fund, The Fed akan secara hati-hati menilai data yang masuk, prospek yang berkembang, dan keseimbangan risiko. The Fed tidak memperkirakan bahwa akan tepat untuk mengurangi kisaran target sampai mendapatkan keyakinan yang lebih besar bahwa inflasi bergerak secara berkelanjutan menuju 2%. The Fed berkomitmen kuat untuk mengembalikan inflasi ke sasaran 2%.
Dilansir dari CNN International, sebelumnya Gubernur The Fed Christopher Waller mengatakan bahwa diwaktu yang tepat, The Fed memulai memangkas suku bunga secara metodis dan berhati-hati. “Dengan aktivitas ekonomi dan pasar tenaga kerja yang berada dalam kondisi yang baik dan inflasi yang turun secara bertahap hingga 2%, saya tidak melihat alasan untuk mengambil tindakan secepat atau melakukan pemotongan secepat di masa lalu,” ujar Waller.
Penahanan suku bunga acuan oleh The fed memberikan dampak bagi harga Fisik Emas JFXGOLD X, misalnya pada perdagangannya pagi ini Kamis (1/2) harga fisik emas JFXGOLD X berada di posisi US$ 2.055,43 per troy ounce atau Rp. 1.042.965 per gram. Jika dibandingkan dengan harga kemarin, harga fisik emas JFXGOLD X pada pagi ini mengalami kenaikan sebanyak 0,31% per troy ounce.
Keputusan FOMC menahan suku bunga pada posisi 5,25-5,50% merupakan kebijakan ke-5 secara berturut-turut sejak Juli 2023. Pernyataan yang selama ini membuat khawatir pasar telah disampaikan secara resmi oleh The Fed. Hal ini diharapkan dapat menjadi pertimbangan bagi pelaku pasar untuk mengambil keputusan dan memproyeksi kebijakan The Fed kedepannya.
Simak terus updatenya hanya di MetalNews!