Tunggu Pengumuman Data Inflasi, Fisik Emas JFXGOLD X Terus Menguat!

Menjelang data inflasi yang akan diumumkan The Fed pekan ini, harga fisik emas JFXGOLD X terus menguat. Seperti kembali pada posisi awal bulan, menjelang akhir bulan Februari 2024 harga fisik emas JFXGOLD X kembali mengalami peningkatan, hingga pada hari ini (27/2/2024) harga fisik emas JFXGOLD X menduduki posisi US$. 2.047,5 per troy ounce atau Rp. 1.029,018 per gram. Jika dibandingkan dengan harga pada perdagangan kemarin fisik emas JFXGOLD X mengalami kenaikan sebanyak 0,10% per troy ounce.

Tidak terus menguat, sebelumnya harga fisik emas JFXGOLD X sempat melemah pada hari Selasa minggu lalu (20/2/2024) dengan berada di posisi US$ 2.031,13 per troy ounce atau Rp. 1.020.846 per gram. Penurunan harga fisik emas JFXGOLD X saat itu dikarenakan fokus pasar yang beralih ke data inflasi AS yang akan dirilis pada minggu ini. Hal ini juga dapat mempengaruhi jadwal penurunan suku bunga The Federal Reserve (The Fed).

Mengutip dari Investing.com kenaikan harga fisik emas JFXGOLD X merupakan imbas dari pengumuman data ekonomi AS dari sektor perumahan yang diterbitkan tadi malam. Penjualan rumah baru di AS tercatat mengalami penurunan dan izin bangunan meningkat. Emas gagal mendorong naiknya harga dalam beberapa pekan terakhir saat sejumlah pejabat The Fed memperingatkan bahwa bank tersebut tidak terburu-buru untuk memangkas suku bunga.

“Jika data PCE keluar sedikit lebih hangat maka akan menjadi bearish untuk logam, namun emas akan mempertahankan kisaran US$2.000 per troy ons. Agar bisa turun di bawah itu, data ekonomi minggu ini harusnya sangat panas,” ujar Jim Wyckoff, analis senior pasar fisik komoditi, kepada Reuters, dikutip dari CNBC Indonesia.

Diluar dari data PCE, angka kedua produk domestik bruto kuartal keempat juga akan dirilis pada minggu ini. Melalui rilis ini diperkirakan akan menunjukan beberapa penurunan dalam pertumbuhan ekonomi AS. Namun tidak sampai tingkat yang menjamin penurunan suku bunga lebih awal.

Suku bunga AS yang tinggi menjadikan emas menjadi sulit digapai sehingga terlihat kurang menarik di mata para investor.

Simak terus updatenya hanya di MetalNews!

Related Posts

FOMC Juli 2026: The Fed Pilih Wait and See, Apa Dampaknya bagi Harga Emas?

Jakarta, MetalNews Digital – Bank Sentral Amerika Serikat (AS), Federal Reserve (The Fed), memutuskan mempertahankan suku bunga acuan (Federal Funds Rate) di kisaran 3,50%–3,75% pada akhir rapat Federal Open Market…

Mengapa Pengumuman FOMC The Fed Sangat Penting bagi Pasar Emas?

Pelaku pasar kini menanti hasil rapat Federal Open Market Committee (FOMC) The Fed yang dijadwalkan berlangsung pada 28–29 Juli 2026 waktu Amerika Serikat. Selain keputusan suku bunga, investor juga akan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You Missed

FOMC Juli 2026: The Fed Pilih Wait and See, Apa Dampaknya bagi Harga Emas?

FOMC Juli 2026: The Fed Pilih Wait and See, Apa Dampaknya bagi Harga Emas?

Mengapa Pengumuman FOMC The Fed Sangat Penting bagi Pasar Emas?

Mengapa Pengumuman FOMC The Fed Sangat Penting bagi Pasar Emas?

Harga Emas Global Anjlok Lebih dari 2 Persen, Dolar AS dan Prospek Suku Bunga The Fed Tekan Pasar

Harga Emas Global Anjlok Lebih dari 2 Persen, Dolar AS dan Prospek Suku Bunga The Fed Tekan Pasar

Harga Emas Global Bergerak Terbatas, Pasar Menanti Sinyal The Fed; Harga Emas Domestik Masih Stabil

Harga Emas Global Bergerak Terbatas, Pasar Menanti Sinyal The Fed; Harga Emas Domestik Masih Stabil

Harga Emas Awali Pekan dengan Sentimen Beragam, Pasar Fokus ke Inflasi dan Arah The Fed

Harga Emas Awali Pekan dengan Sentimen Beragam, Pasar Fokus ke Inflasi dan Arah The Fed

Harga Emas Global Tertekan Sepanjang Pekan, Geopolitik Tak Lagi Jadi Penopang Utama

Harga Emas Global Tertekan Sepanjang Pekan, Geopolitik Tak Lagi Jadi Penopang Utama