Harga Beras Naik, Mendag Minta Masyarakat Jangan Khawatir

Melambungnya harga beras dalam 1-2 pekan terakhir menjadi topik hangat yang banyak diperbincangkan. Menanggapi hal tersebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) sempat mengatakan bahwa kenaikan harga beras terjadi tidak hanya di Indonesia bahkan di seluruh negara. “Kita tahu harga beras di seluruh negara sekarang naik. Tidak hanya di Indonesia saja tapi di seluruh negara. Kenapa naik? Karena ada yang namanya perubahan iklim, ada yang namanya perubahan cuaca sehingga gagal panen, produksi berkurang sehingga harganya jadi naik,” ungkap Jokowi saat memberikan bantuan beras di Gedung Kawasan Pertanian Terpadu, Tangerang Selatan, Banten, Senin (19/2/2024).

Hal tersebut dibenarkan oleh Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan (Zulhas), dalam rilis yang dipublish oleh Kementerian Perdagangan. Dalam pernyataannya Zulhas menjelaskan bahwa saat ini pasokan beras premium tidak sebanyak biasanya. Hal ini terjadi karena adanya gangguan cuaca seperti El Nino yang mengakibatkan penundaan masa tanam dan panen. “Suplai lokal beras premium tidak sebanyak dulu karena El Nino, sehingga harganya (beras) naik. Sekarang ada beras Bulog SPHP yang menjadi alternatif. Gangguan suplai ke pasar harus ditanggulangi agar tidak melambat,” jelas Zulhas pada keterangan tertulis yang dikutip dari laman Kemendag.go.id pada Selasa (20/2/2024).

Mengutip dari finance.detik.com saat ini harga beras premium di Indonesia sudah mencapai level tertinggi sepanjang sejarah, yakni Rp 18.000/kg. “Ini (harga beras premium) tertinggi sepanjang sejarah Indonesia. Belum pernah terjadi dalam sejarah harga beras Rp 18.000, belum pernah. Harga beras itu Rp 8.000, Rp 9.000, tertinggi Rp 10.000,” kata Ketua Umum Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) Abdullah Mansuri kepada detikcom, Sabtu (24/2/2024).

Menanggapi kenaikan harga beras Mendag meminta masyarakat untuk tidak cemas karena saat ini stok beras di Perum Bulog masih mencukupi. “Masyarakat tidak perlu khawatir. (Jika harga) beras premium mengalami kenaikan, masyarakat bisa membeli beras SPHP yang tersedia di pasar rakyat dan ritel modern,” imbuh Zulhas pada keterangan tertulis yang dikutip dari laman Kemendag.go.id pada Selasa (20/2/2024).

Simak terus updatenya hanya di MetalNews!

Related Posts

Rayakan 25 th First Trading Day, JFX Umumkan Terobosan Baru Ekosistem Emas Digital Dalam Bursa

Jakarta, 15 Desember 2025 — Bursa Berjangka Jakarta atau Jakarta Futures Exchange (JFX) memperingati Hari Perdagangan Pertama (First Trading Day) ke-25 yang diselenggarakan di Kantor JFX, Jakarta. Acara ini dihadiri…

Teken MoU, JFX, BEI & M-DAQ Global Hadirkan Solusi Perdagangan Multi Currency (TRC Solution) Pada Produk Emas Fisik JFXGOLD X

Dalam rangka memperkuat ekosistem perdagangan nasional Jakarta Futures Exchange (JFX) bersama Kliring Berjangka Indonesia (KBI) hadir dan berpartisipasi dalam eksebisi Minerba Convex 2025 yang berlangsung pada 15-16 Oktober 2025 bertempat…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You Missed

Harga Emas Tembus US$4.800/oz untuk Pertama Kalinya, Risk-Off Global Menguat di Tengah Ketegangan AS–UE

Harga Emas Tembus US$4.800/oz untuk Pertama Kalinya, Risk-Off Global Menguat di Tengah Ketegangan AS–UE

Emas Meroket ke Area Rekor, Investor Berburu Aset Aman

Emas Meroket ke Area Rekor, Investor Berburu Aset Aman

Risk-Off Global Angkat Harga Emas, JFXGOLD X Menguat 1,15%

Risk-Off Global Angkat Harga Emas, JFXGOLD X Menguat 1,15%

Harga Emas Terkoreksi di Tengah Reli Cetak Rekor Baru, Pasar Global Dibayangi Ketidakpastian

Harga Emas Terkoreksi di Tengah Reli Cetak Rekor Baru, Pasar Global Dibayangi Ketidakpastian

Harga Emas Bertahan Kuat di Tengah Fokus Kebijakan The Fed, Pasar Global Bergerak Waspada

Harga Emas Bertahan Kuat di Tengah Fokus Kebijakan The Fed, Pasar Global Bergerak Waspada

Kilas Balik Perjalanan Emas Fisik JFXGOLD X 2025, Cetak Rekor Sepanjang Tahun

Kilas Balik Perjalanan Emas Fisik JFXGOLD X 2025, Cetak Rekor Sepanjang Tahun